A ku terdiam menatap kosong segala kehampaan diri
K isah usang tentang nurani mati terseret angkara durja
S aat syetan melaknat jiwa merantai raga
A ku terbelenggu hitamnya harapan rusaknya mata hati
R asa mengkoyak sudutkan diri dalam sepi
A muk sukma terisolasi genangan luka
P ercuma kusesaki segala angan
E lok mimpi kini merajam duri melilit ilusi
L angkahkan diri saat waktu terhenti menatap mati
A ngan semakin gelap gerayangi sisi hati
N amun raga terpaku sesaknya ketiadaan
G amang kurasa kelamnya sunyi
I nikah takdir jiwa tanpa diri?
N ama-Mu kian sirna melepuh dalam ketiadaan
Y ang tersisa hanyalah bayang kehidupan diantara senja & esok hari
A kankah gelap ini berakhir pada rinainya cahaya suci?
N ampakan diri seujud sempurnanya insan diri
Y ang tiada makna hanya hampa mendekap sunyi
I ndah,,seujung impian harapan semu
A ksara Pelangi Nyanyian Jiwa
N ama dalam do'a yang tak terwujud
J iwa ini lelah menapaki ketiadaan
I ndahnya kehidupan bayang-bayang silam
W aktu terhenti semakin dekat menjelang
A kankah tercipta satu makna menembus raga....??
"Ketika tak ada yang mengajariku menjadi manusia.....
Aku berguru kepada alam yang tak pernah mencaci & memaki
Aku berguru kepada hati nurani yang tak pernah membisikan sesuatu yang salah
Perjuanganku sampai hembus nafas terakhir, tak kan lelah & menyerah..
Karna akupun tercipta sebagai manusia yang ingin mati sebagai manusia seutuhnya...."
Visit My Facebook page at
Guratan Syair Aksara Maya
Aksara Jiwa Pelantun Nada Sukma

ting'...mantap blog lu gan...
BalasHapusTak kala gundah membalut jiwa
Tak kala resah mengikat mata hati
Tak kala bingung memukul diri
Tak kala murung mengurung sepi
Jari aksara kian lincah menari
Bergoyang mengisi kekosongan pada secarik kertas
Menghiasi dinding-dinding maya,indah bernuansa
Sahabat ku Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Pancangkanlah bendera warna pada bait dan rima
Tariklah temalinya ke puncak tertinggi
Kibarkan sastra untuk ibu pertiwi
Salam saya,
Nata
http://pujanggapagaralam.blogspot.com/
Terima kasih sahabat Nata . . salam santun . .
BalasHapus