Berbagi ebook gratis, mudah-mudahan ada yang mau download & baca ebook pertama yang aku bikin ini.
Tittle : Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Sub-tittle : Art Of Life Chapter 1
Pages : 58 pages
Category : The Dark Poem (Karya tulis Aksara/puisi)
Format file : PDF
Synopsis : Semua aksara yang ada di ebook ini adalah postinganku di fb Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Aku bukan penyair hanya sekedar hobi menulis aksara tentang kehidupan yang aku
pijaki.Menurutku hidup itu indah tapi tak semua keindahan memberi kebahagiaan.
Ini Salah satu aksaranya
AURA MALAIKAT
Sabda jiwa merengkuh nadi di altar nalar
Mencengkram nurani taburkan ilusi di alam nyata
Membakar raga telusuri symfoni hitam kegelapan
Tersirat jelas mengukir diri menjelma binasa...
Kuterjebak pada lingkar hitam triloka dimensi ruang
Terjerat bisikan gelap tiga mata tak ber-Tuhan
Tersesat diantara cahaya, buta hati mata merana
Merobek kesucian menodai penciptaan akal, nadi, jiwa...
Aura Malaikat sesaat menembus sukma
Hiasi sunyi bisingkan sepi dalam hati
Cahayai ruang gelap matahati
Saat tersadar jiwa sekarat di alam raga yang berdetak
Bangkit dari kekal kelam jiwa raga manusia
Merangkak menggapai aura kehidupan
Kugenggam setitik asa penghabisan detik terhenti
Di sini.. kan kutikam iblis, kupenggal sisi gelap alam sukma...
END...
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
Salam Santun & salam sastra
Thank U For Reading..
Tak panjang lebar bagi anda yang mungkin tertarik membacanya silakan download aja
Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa.pdf atau yang ini The Art Of Life Chapter 1
meski sederhana, mudah-mudahan ada manfaatnya.
salam santun, salam aksara dan salam sastra.
Senin, 27 Mei 2013
Minggu, 28 April 2013
Hitam Putih Titian Cahaya Kehidupan
Kuterlelap dalam pangkuan sunyi
Berselimut hening terbentang membelah raga
Menembus ruang dimensi memasung jiwa pada gelapnya hampa
Hidup seakan tak berarti terpasung dalam kesendirian
Sunyi... Sepi... Sendiri... Aku...
Sisi nurani merintih menatap pedih, membelenggu mengikat hati
Semakin tanpa arti, berlari menuju mati, hilang terlupakan
Kelam yang kian membayangi kehidupan alam raga dalam fana
Hiasi gemerlap cahaya kegelapan, sinari jiwa mengukir nadi...
Hati binar terkoyak, tertikam lalu tertunduk diam membisu
Membakar angan harapan kosong, cermin segala hasutan
Terkubur dalam kelam mengiringi kegelapan
Lalu terbang lambaikan senyuman menuju jalan gelap di kabut hitam
Congkak jiwa bertahta diantara ambang kesunyian
Tercampak keabadian, bangkit diantara hasrat suci kegelapan
Hingga tersadar satu makna raga tercipta, jiwa penguasa
Yang abadi hanyalah sepi yang kurangkul hingga berakhirnya hari . .
END...
Thanks for reading.
Ilustrasi Maya
HitamPutih Titian Cahaya Kehidupan
Salam Sastra JendraRahayuNingRat
AURA MALAIKAT
Sabda jiwa merengkuh nadi di altar nalar
Mencengkram nurani taburkan ilusi di alam nyata
Membakar raga telusuri symfoni hitam kegelapan
Tersirat jelas mengukir diri menjelma binasa...
Kuterjebak pada lingkar hitam triloka dimensi ruang
Terjerat bisikan gelap tiga mata tak ber-Tuhan
Tersesat diantara cahaya, buta hati mata merana
Merobek kesucian menodai penciptaan akal, nadi, jiwa...
Aura Malaikat sesaat menembus sukma
Hiasi sunyi bisingkan sepi dalam hati
Cahayai ruang gelap matahati
Saat tersadar jiwa sekarat di alam raga yang berdetak
Bangkit dari kekal kelam jiwa raga manusia
Merangkak menggapai aura kehidupan
Kugenggam setitik asa penghabisan detik terhenti
Di sini.. kan kutikam iblis, kupenggal sisi gelap alam sukma...
END...
Ilustrasi Maya
Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Salam Santun & salam sastra JendraRahayuNingRat
Thank U For Reading..
Peace Love Unity n Respect
Selasa, 12 Maret 2013
Jiwa Di Kesunyian Hati
Serpihan kisah terhenti saat terjaga
Terluka saat tersadar semua telah sirna
Hilang...Berdetak pada hati yang terlupa
Sisakan luka sembilu, hampakan rasa tersisa
Harapan semu telah usah, tenggelam di kegelapan
Terpencar pada ingatan saat waktu tak pernah beradu
Kini kau indahkan malamku pada hamparan hampa
Terukir dalam nisan hati terbentang di pelataran sunyi
Dan bila semua tercipta dalam kelam kehidupan
Tanpa cahaya, gelap menggenggam jiwa
Kukan bertahan seiring sepi yang menyiksa menyayat raga
Di tanganmu aku mati penuh nista
Jiwa Di Kesunyian Hati, terlahir tanpa naluri
Tersingkir dari bumi, terjerat api angkara
Bersemayam dalam duka saat sepi melanda kehidupan
Tanpamu kuterkunci di alam sepi yang abadi,....
END
Ilustrasi Maya By
Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
(HitamPutih TitianCahaya Kehidupan)
www.facebook.com/Jiwa.Di.Kesunyian.Hati
Salam Aksara & Salam santun untuk yang baca..
Minggu, 03 Maret 2013
Siluet Kehampaan Jiwa
Melangkah di remang kegelapan hitam-putih kehidupan
Kutikam nada-nada hampa ritual kematian
Sejenak termenung saat tersadar jiwa tak berarti
Menghilang di kelam malam, tenggelam di kesunyian
Rasa sesal penuh gelap selimuti jiwa yang resah
Namun kucoba bertahan walau hanya sakit kujelang
Meski tak kan kutemukan harapanku yang hilang
Kumasih di sini menanti percik mimpi peneduh hati
Anganku terbungkam, sekarat terbelenggu sunyi
Menatap diri semakin tanpa arti, terlunta menggapai asa
Terjebak dalam bingkai kehidupan yang hampa
Sepenggal kisah pengukir nadi yang kan terlupa saat tiada
Keputusasaan memasung sukma menggenggam raga
Semakin menyiksa rasa hambar yang tersisa akan diri
Jiwaku kini mati dalam kehidupan yang kupijaki
Hingga kuhanya mampu tertunduj diam membisu
Menanti saat jiwa kekal raga kan membusuk
END
"Ketika tak ada yang mengajariku jadi manusia, aku belajar kepada alam yang tak pernah mencaci,
aku belajar kepada hati nurani yang tak pernah membisikan sesuatu yang salah"
Ilustrasi Maya by
Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
This blog is dedicatec for the album ART OF LIFE
Minggu, 24 Februari 2013
Serpihan Mutiara Jiwa
Written by Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Original posted at Serpihan Mutiara Jiwa
Dimanakah cinta itu? Hilang tanpa bayang lenyap tak kembali
Hempaskan pesona hampa janji manis penuh dusta
Bagai bunga yang tak layu, harum mewangi menyentuh kalbu
Kudekapi rasa, serpihan hati yang tersisa
Membeku dalam angan membelai mesra
Lukisan masa silam saat aroma kasih tergores mengukir nadi
Bagai syair tanpa syahdu tersirat rintihan tangis
Seuntai harap telah retak di atas pusara hati yang merana
Detik panjang penantian bayang kini terhenti dalam sunyi
Lelapkan mimpi di batas sepi hapuskan diri
Dimana cintaku...?.. Kasih suci penabur rindu
Dekapi jiwa yang lara taburi pesona surgawi
Hantarkan raga pada satu arti kedamaian makna diri
Akankah kutemukan sentuhan jiwa terabadi penyejuk hati?
Telah lelah kuarungi samudra hampa kehidupan
Terasing dalam gelap tersayat pada terang
Saat takdir menentang angan menikam sejuta harap
Kutertuntuk benamkan diri pada kesunyian... Hati...
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
Guratan Syair Aksara Maya
Original posted at Serpihan Mutiara Jiwa
Dimanakah cinta itu? Hilang tanpa bayang lenyap tak kembali
Hempaskan pesona hampa janji manis penuh dusta
Bagai bunga yang tak layu, harum mewangi menyentuh kalbu
Kudekapi rasa, serpihan hati yang tersisa
Membeku dalam angan membelai mesra
Lukisan masa silam saat aroma kasih tergores mengukir nadi
Bagai syair tanpa syahdu tersirat rintihan tangis
Seuntai harap telah retak di atas pusara hati yang merana
Detik panjang penantian bayang kini terhenti dalam sunyi
Lelapkan mimpi di batas sepi hapuskan diri
Dimana cintaku...?.. Kasih suci penabur rindu
Dekapi jiwa yang lara taburi pesona surgawi
Hantarkan raga pada satu arti kedamaian makna diri
Akankah kutemukan sentuhan jiwa terabadi penyejuk hati?
Telah lelah kuarungi samudra hampa kehidupan
Terasing dalam gelap tersayat pada terang
Saat takdir menentang angan menikam sejuta harap
Kutertuntuk benamkan diri pada kesunyian... Hati...
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
Guratan Syair Aksara Maya
Sabtu, 23 Februari 2013
Pusara Kehampaan Jiwa
By Aksara pelangi Nyanyian Jiwa
Original posted at Pusara Kehampaan Jiwa
Entah kata apa yang mampu lukiskan rasa ini...
Pusara kehampaan menjerat jiwa memeluk raga
Lelah kujejali, sesak kunikmati.. Himpitan asa fatamorgana
Tenggelam hitamkan kalbu, rasuki angan yang menjelma
Gelap senja menjamu pekatnya cahaya
Hati yang telah mati terlelap dalam sunyi
Sendiri melangkah tak pasti...
Jejaki suramnya mimpi pusara biru kehidupan
Kutersesat.. Terpasung pada titik semu belaian ilusi nyata
Titian hampa kian benamkan diri di batas sepi
Membelenggu angan kerinduan kisah abadi
Namun semua hanyalah fana menggenggam hati
Tak pernah kudapati bentangan kasih suci menyapa diri
Takdir sunyi siluet kehampaan diri
Kurengkuh dalam bayang keheningan misteri Illahi
Sendiri masih kunanti pada harapan yang telah sirna
Satu hati kan menyentuh jiwa
Walau saat raga ini terbaring dalam keabadian
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kejidupan
Guratan Syair Aksara Maya
Original posted at Pusara Kehampaan Jiwa
Entah kata apa yang mampu lukiskan rasa ini...
Pusara kehampaan menjerat jiwa memeluk raga
Lelah kujejali, sesak kunikmati.. Himpitan asa fatamorgana
Tenggelam hitamkan kalbu, rasuki angan yang menjelma
Gelap senja menjamu pekatnya cahaya
Hati yang telah mati terlelap dalam sunyi
Sendiri melangkah tak pasti...
Jejaki suramnya mimpi pusara biru kehidupan
Kutersesat.. Terpasung pada titik semu belaian ilusi nyata
Titian hampa kian benamkan diri di batas sepi
Membelenggu angan kerinduan kisah abadi
Namun semua hanyalah fana menggenggam hati
Tak pernah kudapati bentangan kasih suci menyapa diri
Takdir sunyi siluet kehampaan diri
Kurengkuh dalam bayang keheningan misteri Illahi
Sendiri masih kunanti pada harapan yang telah sirna
Satu hati kan menyentuh jiwa
Walau saat raga ini terbaring dalam keabadian
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kejidupan
Guratan Syair Aksara Maya
KEKAL
Written by Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Original posted at KEKAL
Serpihan kisah lukai jiwa
Tertambat naluri saat terlunta menggapai asa
Tersudut di kehampaan ruang dan waktu
Hitam kelam angkara terhampar membakar raga
Titik nadir kehidupan mengeram menikam nurani
Mengukir cerita jelaga hampa titian sunyi
Hingga kuterjatuh mengurai harapan semu tiada arti
Menanti kekal merangkak meniti cahaya keabadian
Anganku bertahan dalam gelap, berontak saat terdiam
Mengukir jejak kisah insan diri menggapai mimpi
Namun terhenti saat tersadar semua telah sirna
Tersayat nafasku terbelenggu mengukir nadi
Jiwaku...Terasa mati dalam kehidupan yang kupijaki
Lamunan lara kian melebur dalam asa
Sesakan ruang nafasku pada titik sepi
Sisakan getir di jiwa tertunduk menepis luka
Kini kusendiri tertatih dalam langkah
Menanti cahaya secercah kehidupan
Ketika hanya hampa jejali denyut nadi
Menanti pada himpitan waktu yang membeku
Akankah kutemukan satu raga menyapa jiwa...?
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
Guratan Syair Aksara Maya
Original posted at KEKAL
Serpihan kisah lukai jiwa
Tertambat naluri saat terlunta menggapai asa
Tersudut di kehampaan ruang dan waktu
Hitam kelam angkara terhampar membakar raga
Titik nadir kehidupan mengeram menikam nurani
Mengukir cerita jelaga hampa titian sunyi
Hingga kuterjatuh mengurai harapan semu tiada arti
Menanti kekal merangkak meniti cahaya keabadian
Anganku bertahan dalam gelap, berontak saat terdiam
Mengukir jejak kisah insan diri menggapai mimpi
Namun terhenti saat tersadar semua telah sirna
Tersayat nafasku terbelenggu mengukir nadi
Jiwaku...Terasa mati dalam kehidupan yang kupijaki
Lamunan lara kian melebur dalam asa
Sesakan ruang nafasku pada titik sepi
Sisakan getir di jiwa tertunduk menepis luka
Kini kusendiri tertatih dalam langkah
Menanti cahaya secercah kehidupan
Ketika hanya hampa jejali denyut nadi
Menanti pada himpitan waktu yang membeku
Akankah kutemukan satu raga menyapa jiwa...?
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
Guratan Syair Aksara Maya
KARMA
By Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Original posted : Karma
Kuberjalan sendiri saat kau pergi tak kembali
Namun bayangmu tak pernah hilang gerayangi di ketiadaan
Lukisan masa silam bertabur darah hitam kebencian
Perlahan pudar berganti sesal saat terukir namamu di keheningan
Dalam lembaran mimpi kuuntai serpihan hati tentangmu
Tersirat jelas tetesan airmata diantara cermin jiwamu
saat kuhancurkan harapan suci penyangga di hatimu
Kini kusadari semua derita yang kucipta dalam hidupmu
Gelapnya hariku membelenggu jiwa pada lembah yang hitam
saat kuingat kisah penuh duka cinta terakhir yang kukecap
Masih kupeluk pada ragaku seuntai kata rindu untukmu
Meski kau menghilang sisakan perih di jiwa
Kau terindah dalam hidupku...
Namun namamu tak tertulis di hari penciptaanku
begitu berat kata yang ingin kuungkapkan
Mengecap pahit kenyataan diri
"Kuingin jadi yang halal bagimu yang kan mengecup keningmu"
Kini mimpi itu telah lebur dalam ingatan
Berganti kelam jiwa terjerat kepedihan hati
Inikah makna sukma terjebak lukisan mati kehidupan...??
..........KARMA.........
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
Guratan Syair Aksara Maya
Original posted : Karma
Kuberjalan sendiri saat kau pergi tak kembali
Namun bayangmu tak pernah hilang gerayangi di ketiadaan
Lukisan masa silam bertabur darah hitam kebencian
Perlahan pudar berganti sesal saat terukir namamu di keheningan
Dalam lembaran mimpi kuuntai serpihan hati tentangmu
Tersirat jelas tetesan airmata diantara cermin jiwamu
saat kuhancurkan harapan suci penyangga di hatimu
Kini kusadari semua derita yang kucipta dalam hidupmu
Gelapnya hariku membelenggu jiwa pada lembah yang hitam
saat kuingat kisah penuh duka cinta terakhir yang kukecap
Masih kupeluk pada ragaku seuntai kata rindu untukmu
Meski kau menghilang sisakan perih di jiwa
Kau terindah dalam hidupku...
Namun namamu tak tertulis di hari penciptaanku
begitu berat kata yang ingin kuungkapkan
Mengecap pahit kenyataan diri
"Kuingin jadi yang halal bagimu yang kan mengecup keningmu"
Kini mimpi itu telah lebur dalam ingatan
Berganti kelam jiwa terjerat kepedihan hati
Inikah makna sukma terjebak lukisan mati kehidupan...??
..........KARMA.........
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
Guratan Syair Aksara Maya
=> Hembusan Nafas Cinta <=
By Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Original posted at Hembusan Nafas Cinta
Telah kuungkapkan semua isi hati
Tentang getar di dada saat kau sentuh jiwa
Benamkan hampa berganti rasa
Belaian manja hembusan nafas cinta
Kuterdiam tak berdaya
Menatap indah cermin jiwamu
Hanyutkanku diantara damai saat letih raga pijaki bumi
Semakin kutenggelam dalam dekapan sentuhan kata cinta
Senandung resah nyanyian detak jantungmu
Dengarlah sayang...
biarlah waktu membeku sesaat kau dan aku menyatu
Meski tak abadi kuyakin cinta suci ka menanti
Walau jiwa kan terpisah, raga tak lagi terjamah...
Satu nama kan tetap di hati...
Seperti bintang terangi jalanku di kegelapan
bayangmu kan tetap bertahta singgahi jiwa yang hampa
Meski sebatas mimpi kau kan kudekapi
Kuyakin cinta kan abadi walau hanya dalam hati..
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
Original posted at Hembusan Nafas Cinta
Telah kuungkapkan semua isi hati
Tentang getar di dada saat kau sentuh jiwa
Benamkan hampa berganti rasa
Belaian manja hembusan nafas cinta
Kuterdiam tak berdaya
Menatap indah cermin jiwamu
Hanyutkanku diantara damai saat letih raga pijaki bumi
Semakin kutenggelam dalam dekapan sentuhan kata cinta
Senandung resah nyanyian detak jantungmu
Dengarlah sayang...
biarlah waktu membeku sesaat kau dan aku menyatu
Meski tak abadi kuyakin cinta suci ka menanti
Walau jiwa kan terpisah, raga tak lagi terjamah...
Satu nama kan tetap di hati...
Seperti bintang terangi jalanku di kegelapan
bayangmu kan tetap bertahta singgahi jiwa yang hampa
Meski sebatas mimpi kau kan kudekapi
Kuyakin cinta kan abadi walau hanya dalam hati..
Ilustrasi Maya
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
=> Kerangka Jiwa <=
The Last Poem Of Goresan Tintadarah AirmataJiwa Tersiksa
Written by Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Original posted @ Kerangka Jiwa
Kehidupan yang kujalani tersesaki derita hati
Terhampar tangisan jiwa hiasi mimpi yang sirna
Terangi jalanku di kegelapan
Seakan tak ada hari esok untuk kujelang
Masih tertambat pada kisah waktu yang membeku
Tetesan darah tak lagi berarti
Kerangka Jiwa telah mati dalam kehidupan
Tanpa naluri, hampanya nurani...
Lalu apa yang kini bertahta diantara "Aku"?
Hati.. Mampukah kau jamah bisikku...?
Rentangkan sayap dekapi harapan semu
meski tertatih, tersadar semua tak terwujud
Sisakan perih di jiwa... Hampakan raga
Aku... Masih bertahan terpasung duka...Hati...
Kemana kini kuharus melangkah...
Di saat hanya kegelapan yang menyelimuti
Ketika cahaya telah mati abadi dalam sunyi
Terkubur sepi jejaki kisah diri
Akankah semua terhenti saat kumati?
hilang terlupakan seakan tak pernah ada
Tercipta diantara mata makna kehidupan
Kuterdiam terhimpit lamunan
Menatap kematian pada ringkihnya tubuhku ini
Jerit tangis bathin membelah nafas menembus dimensi
Terbelenggu... Menikam diri hentikan waktu
Semakin menyayat jiwa yang hancur..
Mengusik netra terlelap tinggalkan semua kefanaan diri
Mungkinkah ini akhir kisah coretan pengukir nadi...
END
Guratan Syair Aksara Maya
=> Tetesan Airmata Jiwa Tersiksa <=
Written by Aksara Pelangi Naynyian Jiwa (HitamPutih TitianCahaya Kehidupan)
Original posted @ Tetesan Airmata Jiwa Tersiksa
Jiwa..Tak seharusnya kau bermuram durja
Terasing di keheningan, terkapar di ketiadaan
Terhimpit sunyi yang menjerat
Menikam naluri, hanguskan segala angan
Percik mimpi tersirat saat terlelap
Seketika hadirkan senyum ikhlas tulus bahagia
Namun retak saat terjaga.....Raga
Hilang...Musnah seakan tak pernah ada
Entah...saat hati berbisik jiwa melaknat
Jeruji kelam di balik topeng penuh luka
Nista, duka lara insan yang ternoda
Hitamkan mimpi, gelapkan nurani tersisa
Tetesan airmata jiwa membakar matahati
Memasung hampa raga yang fana
Terdiam lalu tertunduk, hanya menanti
Merangkak menuju cahaya diantara kegelapan
Pekat yang kudapati seiring kisah yang membeku
Tersenyumlah jiwa....
Meski tangisan takdir hidup menjelma
Kan tiba satu masa, kau kecapi arti "Bahagia"
Walau saat raga ini terlelap abadi terpijaki bumi...
END...
Guratan Syair Aksara Maya
=> Renungan Jiwa Tersiksa Part II <=
Hampa... Jelaga tak bertepi menghiasi segala lukisan mimpi
Tersesat di terangnya cahaya lalu terdiam tak berdaya
Entah apa yang merasuki diri... Semua seakan tak berarti
Hidup terasa mati... Mati dalam kehidupan
Lelah bersanding pada sunyi mendekapi halusinasi
Seakan berjalan di atas duri beralaskan hamparan harapan semu
Tertatih melintasi ruang dimensi waktu yang membeku
Perlahan tenggelam hitamkan diri hitamkan nurani
Diam membisu, hanya itu yang mampu kucipta
Entah sampai kapan kubertahan kecapi rasa ini
Bersandiwara di balik senyuman, tertawa hapuskan lara
Saat diri meronta terjebak siksa alam fana
Suara hati, kudengar berbisik lantunkan doa
Namun terhening di kesunyian terbias di pekat malam
Jeritan hampa jiwa yang tertikam badai angkara
Kini terhenti pada satu titik nadir...
Lelapkan jasad pada ujud suci...
Tertunduk tak henti kurenungi
Hitam putih kehidupan yang kupijaki
Getir aroma duka tiada henti menerpa jiwa
Seakan kata "BAHAGIA" tak pernah tertulis di hari penciptaanku
END OF LIFE....
Original posted @ Renungan Jiwa Tersiksa Part II
HitamPutih TitianCahaya Kehidupan
Written By
Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
@Aksara_Jiwa
Senin, 07 Januari 2013
Goresan TintaDarah AirmataJiwa Tersiksa Part I
=> Goresan TintaDarah AirmataJiwa Tersiksa <=
Seperti bintang retak pecah diantara malam
Tertimbun cahaya rembulan didekap sunyinya awan hitam mengkelam
Saat PeLangi mencair
Goreskan tinta darah airmata jiwa tersiksa
Aksara kian hambar pudar perlahan mati
Hilang makna terlunta dalam kata
Binar memang pahatan terlukis sendu
Hanya berkaca pada malam tepiskan resah geliati segala asa
Terlelap di alam fatamorgana ilusi maya
Begitu nyata dalam rasa meski terurai tiada makna
Pelangi yang memudar kini redup di kegelapan
Tiada lagi cahaya itu menerangi
Telah tenggelam di ujung senja
Sirna bentangkan sunyi
Sisakan jiwa hitam raga putih terbelah diantara malam
Sendiri menyepi hampa di keheningan
Nyanyian itu kini terasa pilu menyapa jiwa
Sesak penuh duka lara bunga hitam kematian
Mengalun manja bertahtakan airmata jiwa menetes dalam hati
Tergores amarah patahnya keyakinan
Lampus....
Saat terakhir nafas terhenti
Lalu tertunduk menatap kosong lapuknya nurani tak berarti...
Jiwa tiada dalam raga berdetak mati pada hatu berlumr dosa
Saat kisah tertinggal terhempas waktu
Melantunkan nada yang hampa menjerat ketiadaan
Kini tinggallah aku terjebak diantara ketidakberdayaan
Biarkanlah kuterlelap abadi dalam sunyi...
END
Follow My twitter at
Support My Facebook page at
Thanks for reading
Salam santun & salam aksara
Kuncup Bunga Aksara
=> Kuncup Bunga Aksara <=
Written by Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa
Sentuhan kata cinta
Masih terasa menyapa jiwa
Seiring langkah ini menjauh pergi
Tinggalkan jejak hati
Yang tak sempat terungkapkan
Serpihan duka sisakan tangis di jiwa
Saat takdir hati terpisah jarak ruang dimensi
Terasa berat hadapi kenyataan
Bernafas di alam hampa tanpa rasa
Kegelapan malam membeku dalam angan
Biaskan senyuman yang terukur diantara kisah
Indah terkenang...Pahit terasa menusuk sukma
Hitamkan lara lamunan bayang-bayang silam
Setangkai kuncup bunga aksara
Menjelma gerayangi raga...
Hadirkan pesona penuh manja
Seketika terenggut takdir..
Saat kau tercipta bukan untukku...
Sebatas mimpi dalam lelapku..
Tentangmu dan aku yang tak mampu menyatu..
Meski hati tersadar...Kaulah nafas di jiwaku...
END Of Love...
Original posted @ Kuncup Bunga Aksara
Rabu, 02 Januari 2013
Peradilan Suci
=> PeradiLan Suci <=
Written by Goresan TintaDarah AirmataJiwa Tersiksa
Terlihat bayangan silam menyelimuti kegelapan
Hinggap menyapa di setiap mimpi buruk
Saat hitamnya dunia sesatkan nafsu
Gambaran kehidupan penuh hampa insan yang ternoda
Tersayat nafasku di alam khayalan
Resah hati hampa jiwa melingkari mimpi semu
Menghilang di pekat malam tenggelam pada angan
Terlelap menanti di kesunyian yang abadi
Sepenggal kisah kini terlupa
Terkubur di alam waktu yang membeku
Terkapar...terbungkam pada ruang gelap jiwa ini
Terhempas semua hilang di terjang ketiadaan hampa diri
Saat lamunan bentangkan hitamnya mimpi
Jasadku tersadar diantara dosa kehidupan
Peradilan suci menanti pasti.....
Tanpa cahaya terbelenggu kupijakan kaki
Melangkah dalam suara jeritan jiwa tersiksa
Masih berbisik nurani memahat mati
Menanti setitik cahaya kehidupan yang sirna tak kunjung tiba
Kini di ujung senja kutiada dalam tangisan
Hati dan jiwa sekarat di alam raga
Menghempas nafas shirothol mustqiem....
Langganan:
Komentar (Atom)















